Senin, 26 Februari 2018

Ulama syafi'iyah

Karya KH. Sirajuddin Abbas yang dapat menjadi panduan “Thabaqatus Syafi’iyah”, menceritakan Sejarah Ulama Mazhab Syafi’iyah dan Karyanya, dari zaman ke zaman, terlihat rantai keilmuan yang tidak terputus sanadnya, dari Baginda Rasulullah SAW, para Sahabat, para Tabi’in, para Tabiut Tabi’in, sampai pada ulama zaman sekarang.
1. Riwayat Ringkas Imam Syafi’i Rahimahullah
2. Fatwa Agama pada Masa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
3. Fatwa Agama Sesudah Nabi Wafat
4. Syarat untuk Menjadi Imam Mujtahid
4. Madzhab-madzhab dalam Fiqih
5. Masih Adakah Imam Mujtahid?
6. Mujtahid Gadungan
7. Bolehkah Bertaqlid pada Imam-imam ?
8. Dalil-dalil Kaum Anti Madzhab
9. Masalah Talfiq.
10. Perbedaan-perbedaan Prinsipil antara Imam-imam Mujtahid yang 4
11. Bolehkah Tidak Bermahdzab ?
12. Bolehkah Menganut Banyak Madzhab ?
13. Guru-guru Imam Syafi’i Rahimahullah
14. Sumber Hukum dalam Madzhab Syafi’i.
15. Al Qaulul Qadim (Fatwa Lama)
16. AL Qaulul Jadid (Fatwa Baru)
17. Kitab-kitab Fiqih Madzhab Syafi’i.
18. Ulama-ulama Besar Madzhab Syafi’i dari Abad ke Abad
19. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i abad – III Hijriyah
20. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i abad – IV Hijriyah
21. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – V Hijriyah
22. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – VI Hijriyah
23. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – VII Hijriyah
24. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – VIII Hijriyah
25. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – IX Hijriyah
26. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – X Hijriyah
27. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – XI Hijriyah
28. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – XII Hijriyah
29. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – XIII Hijriyah
30. Ulama-ulama Madzhab Syafi’i Abad – XIV Hijriyah
31. Isi Kitab Fiqih Syafi’i
32. Imam Syafi’i Pembangun Ilmu Ushul Fiqih
Sumber: http://tabligh-sejarahmadzhabsyafii.blogspot.com/

Ulama yang bermadzab Syafi’i

Para ulama’ yang bermazhab Syafi’i, mulai dari pengasasnya yaitu Al-Imam Asy-Syafi’i hingga para ulama’ Syafi’i abad ini, supaya kita dapat mengenali para ulama’ yang bermazhab Syafi’i dan jangan lagi ada orang memandang remeh dan rendah terhadap Mazhab Syafi’i. KURUN KE-3 HIJRIAH

KURUN KE-4 HIJRIAH
KURUN KE-5 HIJRIAH
KURUN KE-6 HIJRIAH
KURUN KE-7 HIJRIAH
KURUN KE-8 HIJRIAH
KURUN KE-9 HIJRIAH
KURUN KE-10 HIJRIAH
KURUN KE-11 HIJRIAH
KURUN KE-12 HIJRIAH
KURUN KE-13 HIJRIAH
KURUN KE-14 HIJRIAH
KURUN KE-15 HIJRIAH
Dan masih banyak lagi yang mungkin terlewatkan untuk kami sebutkan, pada kurun-kurun terakhir kebanyakan hanya disebutkan ulama besar yang berasal dari Nusantara, belum lagi di wilayah lainnya.
Mereka kaum anti madzhab mengatakan bermadzhab adalah bentuk Ashobiyah, jika demikian maka tidak boleh tidak, sangat banyak Imam dan Ulama besar kaum Muslimin yang telah dituduh ashobiyah oleh mereka karena bermadzhab. Semoga kita tidak sampai ikut-ikutan mereka yang anti madzhab, lebih selamat ikuti amalan ulama’-ulama’ yang mana mereka walaupun sudah ‘alim tetap bermadzhab
 Disarikan dari buku “SEJARAH DAN KEAGUNGAN MADZHAB SYAFI’I (Oleh KH. Sirajuddin Abbas)” dan dari berbagai sumber.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar